Get me outta here!

Minggu, 13 November 2016

Manfaat Alpukat Untuk Penyakit Batu Ginjal

Khasiat Alpukat (Persea americana Mill., Persea gratissma G.) Pada Batu Ginjal
Laila Dewi Sri Wahyuni (344070.15066)


   


Abstrak
Artikel ini berisikan manfaat alpukat (Persea americana Mill., Persea gratissma G.) untuk penyakit batu ginjal. Tujuan dari artikel ini untuk memaparkan bagaimana khasiat maupun manfaat buah alpukat (Persea americana Mill., Persea gratissma G.) yang dianggap mampu menyembuhkan penyakit ataupun mampu meningkatkan daya tahan tubuh . Penelitian ini dilakukan dengan metode mencari sumber referensi yang dapat dipercaya. Dari artikel ini dapat disimpulkan bahwa penyakit batu ginjal dapat diobati dengan cara nonformal, yaitu dilakukan melalui pemanfaatan tanaman. Kata kunci : obat tradisional, ginjal, keperawatan.

  1.  Pendahuluan
Memiliki tubuh yang sehat sejak dini dan sampai usia lanjut adalah anugerah yang luar biasa, ini merupakan nilai kehidupan yang sangat istimewa. Artikel kali ini akan membahas tentang Batu Ginjal, banyak sekali ditemui pada usia lanjut mengalami  ganguan ginjal, ini disebabkan dari pola hidup yang tidak benar, dari faktor keturunan, dan masih banyak lagi yang menyebabkan hal tersebut terjadi.
Namun demikian, Batu ginjal tidak hanya menyerang pada usia lanjut, namun pada usia dini pun sudah menunjukan gejala –gejala mengalami penyakit batu ginjal. Batu Ginjal sering disebut Nephrolithiasis atau Renal Calculi merupakan cairan yang mengkristal seperti batu batu kecil yang dapat terbentuk pada bagian saluran kencing dimana saja termasuk pada kandung kemih, dalam ginjal yaitu di pasu ginjal (renal pelvis) dan calix renalis.

  1. Pembahasan
Manusia mempunyai dua buah ginjal yang terletak di daerah pinggang. Letaknya antara ruas tulang pinggang pertama hingga ruas terlindungi tulang rusuk paling bawah. Secara visual, bentukginjal menyerupai kacang merah. Berat setiap ginjal antara 100-150 gram.
Ginjal merupakan organ tubuh yang sangat berperan dalam upaya mempertahankan sistem keseimbngan dalam tubuh. Peran ginjal ini dikenal dengan istilah homeostatis. Ginjal merupakan organ tubuh yang berfungsi menyeleksi senyawa hasil metabolisme tubuh.
Penyakit yang cukup sering dialami masyarakat adalah pembentukan batu pada ginjal maupun daerah saluran kencing. Batu di dalam ginjal ini dapat terbuat dari berbagai senyawa pada makanan yang dikonsumsi sehari-hari.
Faktor – faktor yang mempengaruhi timbulnya batu ginjal paling utama berpengaruh adalah kurang nya mengkonsumsi air minum, air putih, dokter maupun perawat menganjurkan meminumnya 8 gelas perhari, namun pada kenyataannya kita sangat kurang sekali mengkonsumsi air putih, hal ini menjadi penyebab utama, namun perlu disadari juga bahwa kebanyakan minum air putih mengandung kapur juga merupakan penyebab terjadinya batu ginjal.
Batu ginjal terbentuk pada saat urine mengandung kalsium, asam urat, dan oksalat sehingga membentuk kristal–kristal kecil dan secara tidak sadar kristal–kristal tersebut akan membesar dan menyebabkan timbulnya batu ginjal , seperti halnya pasir, batu ginjal juga sangat bervariasi bentuk nya, mulai dari sebutir menyerupai pasir sampai sebesar ginjal tersebut, apa bila ukuran batu ginjal sudah seperti ginjal ini harus segera di tindak lanjuti .
Apa bila batu ginjal tersebut yang ukuran sebutir pasir tidak dapat keluar dari proses pengeluaran urine atau pada saat buang air kecil, maka akan mengendap, dan secara terus menerus akan menjadi besar, bahkan fatalnya akan memenuhi ginjal anda, dan saat itu lah tindakan operasi harus segera dilakukan, agar pengangkatan batu berjalan lancar dan lebih fatalnya kebanyakan orang mengalami gagal ginjal, fakta ini harus segera disikapi karna pentingya kesehatan tubuh sangat berpengaruh pada usia kita .
Proses keluarnya batu ginjal secara alami juga sangat menyakitkan apa bila batu ginjal sudah agak besar dan keluar melalui saluran urine, namun apabila tidak bisa keluar akibat jalur yang dilewati tidak sebesar batu ginjal tersebut, akan menyebabkan goresan pada saluran ginjal dan menyebabkan infeksi saluran urine dan ini menyebabkan luka yang sangat sakit.
Gejala – gejala batu ginjal sangat banyak namun secara garis besar mencakup :
1.                   Kesulitan buang air kecil
2.                   Sering buang air kecil tapi tidak tuntas.
3.                   Mengalami rasa nyeri pada bagaian atas kemaluan saat buang air kecil
4.                   Rasa sakit pada bagian belakang atau sisi tubuh.
5.                   Urin mengandung protein dan terlihat pekat (tidak jernih) ,dan terasa perih ketika buang air kecil.

Gejala lainnya adalah mual dan muntah, perut menggelembung, demam, menggigil dan terdapat darah di dalam air kemih. Penderita mungkin menjadi sering berkemih, terutama ketika batu melewati ureter. Batu bisa menyebabkan infeksi saluran kemih. Jika batu menyumbat aliran kemih, bakteri akan terperangkap di dalam air kemih yang terkumpul diatas penyumbatan, sehingga terjadilah infeksi. Jika penyumbatan ini berlangsung lama, air kemih akan mengalir balik ke saluran di dalam ginjal, menyebabkan penekanan yang akan menggelembungkan ginjal (hidronefrosis) dan pada akhirnya bisa terjadi kerusakan ginjal.
Kesehatan Ginjal harus sangat diperhatikan, oleh karna itu lakukan pencegahan dan apabila sudah terkena batu ginjal segera lakukan pengobatan agar ginjal anda kembali sehat. Untuk pencegahan pembentukan batu ginjal adalah :
1.                   Membatasi konsumsi daging atau ikan
2.                   Konsumsi air putih minimal 2,5 liter perhari
3.                   Batasi asupan garam maksimal 8 gram perhari
4.                   Sodium dapat meningkatkan pembuangan kalsium dalam urine , yang meningkatkan resiko terbentuknya batu ginjal.

Faktor lain yang sangat mendukung untuk proses penyembuhan batu ginjal adalah Kandungan daun alpukat yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memperlancar pengeluaran air kencing dan menghancurkan batu saluran kencing. Dari hasil percobaan farmakologi menunjukkan bahwa dibandingkan dengan daun kumis kucing, daya melarutkan batu saluran kencing lebih baik dengan daun alpukat. Selain itu, daun alpukat memiliki aktivitas antibakteri dan penghambat pertumbuhan beberapa spesies Pseudomonas.

Berikut ini adalah langkah-langkah pembuatan ramuan batu ginjal:
Bahan:
            Daun alpukat               7 helai
            Air                               2 gelas

Cara membuat:
Daun alpukat dicuci bersih, lalu dipotong kecil-kecil. Masukkan bahan dalam wadah email atau wadah tanah dan tambahkan dua gelas air. Didihkan bahan ramuan tersebut selama 15 menit. Setelah itu, biarkan airnya menjadi hangat tanpa membuka tutup wadah, lalu disaring. Ramuan ini diminum dua kali sehari masing-masing 3-4 gelas selama 15 hari bertutut-turut.



  1. Penutup
Kesimpulan: Dari hasil pembahasan artikel ini, dapat disimpulkan bahwa Ginjal merupakan organ tubuh yang sangat berperan dalam upaya mempertahankan sistem keseimbngan dalam tubuh. Kesehatan Ginjal harus sangat diperhatikan, oleh karna itu lakukan pencegahan dan apabila sudah terkena batu ginjal segera lakukan pengobatan agar ginjal anda kembali sehat. Penyakit yang cukup sering dialami masyarakat adalah pembentukan batu pada ginjal,  untuk mengobati batu ginjal relatif sangat mudah dan tentunya murah, dan tidak menimbulkan efek samping pada tubuh, yaitu dengan memanfaatkan daun alpukat.
Saran: demikianlah artikel ini untuk meningkatkan penngetahuan kita tentang “Manfaat Daun Alpukat Untuk Penyakit Batu Ginjal”. Saya selaku penulis sadar bahwa artikel ini jauh dari kata sempurna.
Oleh karena itu, saya mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari para pembaca. Terimaka Kasih.



Daftar Pustaka


Mursito Bambang. 2003. Ramuan Tradisional Untuk Gangguan Ginjal. Jakarta: Penebar Swadaya

0 komentar:

Posting Komentar