Khasiat Alpukat
(Persea americana Mill., Persea gratissma G.) Pada Batu Ginjal
Laila Dewi
Sri Wahyuni (344070.15066)
Abstrak
Artikel ini berisikan manfaat alpukat (Persea americana Mill., Persea gratissma G.) untuk
penyakit batu ginjal. Tujuan dari artikel ini untuk memaparkan
bagaimana khasiat maupun manfaat buah alpukat (Persea americana Mill.,
Persea gratissma G.) yang dianggap mampu menyembuhkan penyakit ataupun
mampu meningkatkan daya tahan tubuh . Penelitian ini dilakukan dengan metode mencari
sumber referensi yang dapat dipercaya. Dari artikel ini dapat disimpulkan bahwa penyakit
batu ginjal dapat diobati dengan cara nonformal, yaitu dilakukan melalui
pemanfaatan tanaman. Kata kunci : obat tradisional, ginjal,
keperawatan.
Memiliki tubuh yang sehat sejak dini dan sampai
usia lanjut adalah anugerah yang
luar biasa, ini merupakan nilai
kehidupan yang sangat istimewa. Artikel kali ini akan membahas tentang Batu Ginjal,
banyak sekali ditemui pada
usia lanjut mengalami ganguan ginjal,
ini disebabkan dari pola hidup yang tidak benar,
dari faktor keturunan, dan masih banyak lagi yang menyebabkan hal tersebut
terjadi.
Namun demikian, Batu ginjal tidak hanya menyerang pada usia lanjut, namun pada usia dini pun
sudah menunjukan gejala –gejala mengalami penyakit
batu ginjal. Batu Ginjal sering disebut Nephrolithiasis atau Renal
Calculi merupakan cairan yang
mengkristal seperti batu batu kecil yang dapat terbentuk pada bagian saluran
kencing dimana saja termasuk pada kandung kemih, dalam ginjal yaitu di pasu
ginjal (renal pelvis) dan calix renalis.
- Pembahasan
Manusia
mempunyai dua buah ginjal yang terletak di daerah pinggang. Letaknya antara
ruas tulang pinggang pertama hingga ruas terlindungi tulang rusuk paling bawah.
Secara visual, bentukginjal menyerupai kacang merah. Berat setiap ginjal antara
100-150 gram.
Ginjal
merupakan organ tubuh yang sangat berperan dalam upaya mempertahankan sistem keseimbngan
dalam tubuh. Peran ginjal ini dikenal dengan istilah homeostatis. Ginjal
merupakan organ tubuh yang berfungsi menyeleksi senyawa hasil metabolisme
tubuh.
Penyakit
yang cukup sering dialami masyarakat adalah pembentukan batu pada ginjal maupun
daerah saluran kencing. Batu di dalam ginjal ini dapat terbuat dari berbagai
senyawa pada makanan yang dikonsumsi sehari-hari.
Faktor – faktor yang
mempengaruhi timbulnya batu ginjal paling utama berpengaruh adalah kurang nya
mengkonsumsi air minum, air putih, dokter maupun perawat menganjurkan
meminumnya 8 gelas perhari, namun pada kenyataannya kita sangat kurang sekali
mengkonsumsi air putih, hal ini menjadi penyebab utama, namun perlu disadari
juga bahwa kebanyakan minum air putih mengandung kapur juga merupakan penyebab
terjadinya batu ginjal.
Batu ginjal terbentuk pada
saat urine mengandung kalsium, asam urat, dan oksalat sehingga membentuk
kristal–kristal kecil dan secara tidak sadar kristal–kristal tersebut akan
membesar dan menyebabkan timbulnya batu ginjal , seperti halnya pasir, batu
ginjal juga sangat bervariasi bentuk nya, mulai dari sebutir menyerupai pasir
sampai sebesar ginjal tersebut, apa bila ukuran batu ginjal sudah seperti
ginjal ini harus segera di tindak lanjuti .
Apa bila batu ginjal tersebut yang ukuran
sebutir pasir tidak dapat keluar dari proses pengeluaran urine atau pada saat
buang air kecil, maka akan mengendap, dan secara terus menerus akan menjadi
besar, bahkan fatalnya akan memenuhi ginjal anda, dan saat itu lah tindakan
operasi harus segera dilakukan, agar pengangkatan batu berjalan lancar dan
lebih fatalnya kebanyakan orang mengalami gagal ginjal, fakta ini harus segera
disikapi karna pentingya kesehatan tubuh sangat berpengaruh pada usia kita .
Proses keluarnya batu ginjal secara alami juga
sangat menyakitkan apa bila batu ginjal sudah agak besar dan keluar melalui
saluran urine, namun apabila tidak bisa keluar akibat jalur yang dilewati tidak
sebesar batu ginjal tersebut, akan menyebabkan goresan pada saluran ginjal dan
menyebabkan infeksi saluran urine dan ini menyebabkan luka yang sangat sakit.
Gejala – gejala
batu ginjal sangat banyak namun secara garis besar mencakup :
1.
Kesulitan buang air kecil
2.
Sering buang air kecil tapi tidak tuntas.
3.
Mengalami rasa nyeri pada bagaian atas kemaluan
saat buang air kecil
4.
Rasa sakit pada bagian belakang atau sisi
tubuh.
5.
Urin mengandung protein dan terlihat pekat
(tidak jernih) ,dan terasa perih ketika buang air kecil.
Gejala lainnya adalah mual dan muntah, perut
menggelembung, demam, menggigil dan terdapat darah di dalam air kemih.
Penderita mungkin menjadi sering berkemih, terutama ketika batu melewati
ureter. Batu bisa menyebabkan infeksi saluran kemih. Jika batu menyumbat aliran
kemih, bakteri akan terperangkap di dalam air kemih yang terkumpul diatas
penyumbatan, sehingga terjadilah infeksi. Jika penyumbatan ini berlangsung
lama, air kemih akan mengalir balik ke saluran di dalam ginjal, menyebabkan
penekanan yang akan menggelembungkan ginjal (hidronefrosis) dan pada
akhirnya bisa terjadi kerusakan ginjal.
Kesehatan
Ginjal harus sangat diperhatikan, oleh karna itu lakukan pencegahan dan apabila
sudah terkena batu ginjal segera lakukan pengobatan agar ginjal anda kembali
sehat. Untuk pencegahan pembentukan batu ginjal adalah :
1.
Membatasi konsumsi daging atau ikan
2.
Konsumsi air putih minimal 2,5 liter perhari
3.
Batasi asupan garam maksimal 8 gram perhari
4.
Sodium dapat meningkatkan pembuangan kalsium
dalam urine , yang meningkatkan resiko terbentuknya batu ginjal.
Faktor lain yang sangat mendukung untuk proses penyembuhan batu ginjal adalah Kandungan daun alpukat yang
dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memperlancar pengeluaran air kencing dan
menghancurkan batu saluran kencing. Dari hasil percobaan farmakologi
menunjukkan bahwa dibandingkan dengan daun kumis kucing, daya melarutkan batu
saluran kencing lebih baik dengan daun alpukat. Selain itu, daun alpukat memiliki
aktivitas antibakteri dan penghambat pertumbuhan beberapa spesies Pseudomonas.
Berikut ini adalah
langkah-langkah pembuatan ramuan batu ginjal:
Bahan:
Daun alpukat 7
helai
Air 2
gelas
Cara membuat:
Daun alpukat dicuci bersih,
lalu dipotong kecil-kecil. Masukkan bahan dalam wadah email atau wadah tanah
dan tambahkan dua gelas air. Didihkan bahan ramuan tersebut selama 15 menit.
Setelah itu, biarkan airnya menjadi hangat tanpa membuka tutup wadah, lalu
disaring. Ramuan ini diminum dua kali sehari masing-masing 3-4 gelas selama 15
hari bertutut-turut.
- Penutup
Kesimpulan: Dari hasil pembahasan
artikel ini, dapat disimpulkan bahwa Ginjal
merupakan organ tubuh yang sangat berperan dalam upaya mempertahankan sistem
keseimbngan dalam tubuh. Kesehatan Ginjal harus
sangat diperhatikan, oleh karna itu lakukan pencegahan dan apabila sudah
terkena batu ginjal segera lakukan pengobatan agar ginjal anda kembali sehat. Penyakit yang cukup sering dialami masyarakat adalah pembentukan
batu pada ginjal, untuk
mengobati batu ginjal relatif sangat mudah dan tentunya murah, dan tidak
menimbulkan efek samping pada tubuh, yaitu dengan memanfaatkan daun alpukat.
Saran: demikianlah artikel ini
untuk meningkatkan penngetahuan kita tentang “Manfaat Daun Alpukat Untuk
Penyakit Batu Ginjal”. Saya selaku penulis sadar bahwa artikel ini jauh dari
kata sempurna.
Oleh karena itu, saya mengharapkan kritik dan saran yang
membangun dari para pembaca. Terimaka Kasih.
Daftar Pustaka
Mursito Bambang. 2003. Ramuan Tradisional Untuk
Gangguan Ginjal. Jakarta: Penebar
Swadaya
0 komentar:
Posting Komentar