Khasiat Mengkudu
(Morinda Citrifolia) Pada
Penderita Hipertensi
Laila Dewi
Sri Wahyuni (344070.15066)
Abstrak
Artikel ini berisikan manfaat
buah mengkudu (Morinda Citrifolia) untuk
penyakit hipertensi. Tujuan dari artikel ini untuk memaparkan
bagaimana khasiat maupun manfaat buah mengkudu (Morinda
Citrifolia) yang
dianggap mampu menyembuhkan penyakit ataupun mampu meningkatkan daya tahan
tubuh. Penelitian ini dilakukan
dengan metode mencari sumber referensi
yang dapat dipercaya. Dari artikel ini dapat disimpulkan bahwa penyakit hipertensi
dapat diobati dengan cara nonformal, yaitu dilakukan melalui pemanfaatan
tanaman. Kata
kunci : obat herbal, hipertensi,
mengkudu, Morinda Citrifolia.
Banyak
masyarakat yang menganggap bahwa hipertensi merupakan hal yang biasa dan tidak
dianggap sebagai suatu penyakit yang membahayakan. Namun, tahukah Anda bahwa
hipertensi atau tekanan darah tinggi hingga saat ini masih menjadi penyebab
kematian terbesar di dunia?
Apakah
saat ini anda mengalami tekanan darah tinggi? Jika tidak, tetapi mengalami
gejala seperti sakit kepala, mudah lelah, tengkuk pegal atau kaku, mudah
mengantuk, sering kesemutan dibagian tangan dan kaki, gugup, bingung, batuk dan
hidung berdarah, napas pendek, muka kemerahan, pandangan mata kabur, dan sulit
mengerti perkataan orang lain, sebaiknya anda memeriksa tekanan darah.
Ketika mengetahui hasil pemeriksaan tekanan darah berada diatas
batas normal, bukan berarti kita menjadi pupus harapan. Pasalnya, tekanan darah
dapat dikendalikan sehingga kita masih dapat meneruskan hidup dengan nyaman.
Penggunaan herbal dan bahan alami sudah banyak dilakukan oleh masyarakat
dunia untuk mengontrol dan mengobati penyakit. Begitu hanlnya dengan
hipertensi. Akhir-akhir ini, minat masyrakat untuk kembali ke pengobatan herbal semakin
meningkat. Peluang untuk mendapatkan ramuan mujarab dan mudah diperoleh masih
terbuka lebar, mengingat potensi tanaman obat indonesia yang tinggi dan belum
termanfaatkan secara keseluruhan.
Maka dari itu kita perlu menyadari bahwa sesungguhnya alam telah
menyediakan apapun untuk kita gunakan demi kelangsungan hidup, termasuk
pemanfaatan mengkudu untuk menyembuhkan hipertensi.
Pembahasan
Hipertensi
memang sering tidak terdeteksi, meskipun sudah terjadi bertahun-tahun. Hasil
penelitian menunjukkan satu dari empat orang dewasa menderita tekanan darah
tinggi dan lebihdari 30% dari mereka tidak pernah menyadarinya. Sebagian besar
dari mereka tidak merasakan atau menyadari gejalanya sehingga penyakit yang
dideritanya tidak terdiagnosis.
Hipertensi
atau tekanan darah tinggi merupakan suatu kondisi medis yang ditandai dengan
meningkatnya konstraksi pembuluh darah arteri sehingga terjadi resistensi
aliran darah yang meningkatkan tekanan darah terhadap dinding pembuluh darah.
Jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah melalui pembuluh arteri
yang sempit. Jika kondisi ini berlangsung terus, pembuluh darah dan jantung
akan rusak. Nilai tekanan darah seseorang dapat naik dan turun selama satu hari. Tekanan darah dikatakan optimal jika nilai sistolik sebesar 120 mmHg dan 80 mmHg pada nilai diastolik.
Selain
itu, hipertensi bisa meningkatkan risiko stroke, serangan jantung dan kerusakan ginjal.
Hipertensi sering disebut dengan Silent killer atau pembunuh diam-diam
karena terjadi tanpa gejala. Ketika gejala timbul, hipertensi sudah menjadi
penyakit yang harus diterapi seumur hidup.
Faktor yang dapat mempengaruhi hipertensi:
1. Ras
2. Usia
3. Riwayat keluarga
4. Jenis kelamin
5. Obesitas
6. Sindrom Resistensi Insulin
(Sindrom Metabolik)
7. Kurang gerak
8. Merokok
9. Kadar kalium rendah
10. Konsumsi minuman
beralkohol
11. Stres
Banyak tanaman obat atau
herbal yang berpotensi dimanfaatkan sebagai obat antihipertensi. Beberapa
tanaman baik secara tradisional ataupun yang telah didukung dengan pembuktian
secara preklinis (pengujian terhadap hewan coba) maupun secara kllinis
(pengujian terhadap manusia) dapat mengontrol tekanan darah. Mekanisme umum
tanaman obat dalam mengendalikan tekanan darah, antara lain memiliki efek
dilatasi pada pembuluh darah dan menghambat angiotensin converting enzyme
(ACE). Selain itu, sediaan herbal dapat pula berupa kombinasi antara efek
diuretik (peluruh air seni), efek penenag atau obat tidur, dan efek terapi yang
lebih baik (Mun’im, A. & E. Hanani, 2011).
Mengatasi hipertensi dengan tanaman obat merupakan salah
satu cara kembali ke alam. Mengobati hipertensi menggunakan ramuan herbal
banyak pilihannya. Selain untuk menurunkan tekanan darah tinggi, pengobatan
herbal juga bertujuan untuk memperkecil risiko terjadinya komplikasi, seperti
stroke, kerusakan pada ginjal, atau peningkatan gula darah (diabetes).
Dari berbagai jenis
tanaman obat, ada beberapa jenis saja yang teruji secara klinis. Salah satunya
adalah mengkudu. Sebuah studi menunjukkan bahwa kandungan scopolentin dalam
buah mengkudu dapat berfungsi melebarkan pembuluh darah yang menyempit. Dengan
demikian, jantung tidak terlalu keras memompa darah, sehingga tekanan darah
dapat kembali normal. Selain itu, mengkudu juga mengandung zat aktif xeronine
yang berfungsi sebagai diuretik. Mekanisme kerja xeronin dalam menurunkan
tekanan darah adalah dengan cara mengurangi volume darah dan simpanan natrium
dari dalam tubuh sehingga tekanan darah akan menurun (Tista, G. N. B., 2011).
Berikut ini adalah
langkah-langkah pembuatan ramuan hipertensi:
Bahan:
-
2 buah mengkudu yang sudah matang
-
1 gelas air matang
Cara membuat dan aturan
pemakaian:
1. Cuci mengkudu hingga
bersih, lalu parut
2. Tambahkan air matang,
peras, dan saring airnya.
3. Minum ramuan mengkudu
sehari 2 kali setelah makan.
Penutup
Kesimpulan: Dari hasil pembahasan
artikel ini, dapat disimpulkan bahwa Hipertensi sering disebut dengan Silent killer atau pembunuh
diam-diam karena terjadi tanpa gejala. Ketika gejala timbul, hipertensi sudah menjadi
penyakit yang harus diterapi seumur hidup. Untuk mengobati hipertensi relatif sangat mudah dan
tentunya murah, dan tidak menimbulkan efek samping pada tubuh, yaitu dengan
memanfaatkan buah mengkudu.
Saran: Demikianlah
artikel ini untuk meningkatkan penngetahuan kita tentang “Khasiat Mengkudu (Morinda Citrifolia) Pada Penderita
Hipertensi”. Saya selaku penulis sadar bahwa artikel ini jauh dari kata
sempurna.
Oleh karena itu, saya mengharapkan kritik dan saran yang
membangun dari para pembaca. Terimaka Kasih.
Daftar Pustaka
Junaedi Edi. 2013. Hipertensi Kandas Berkat Herbal. Jakarta Selatan: Fmedia
(Imprint Agromedia Pustaka)
Indah Yunita Prasetyaningrum. 2014. Hipertensi Bukan Untuk Ditakuti. Jakarta Selatan:
Fmedia (Imprint Agromedia Pustaka)